Senin, 19 November 2018

Sir John Sinclair- "The Agricultural Sir John Sinclair"


Nama
:
Sir John Sinclair

TTL
:
Thurso Castle, Thurso, Caithness -10 Mei 1754

Peran dalam Statistika
:
Menggunakan istilah Statistik untuk pertama kalinya sebagai suatu metode untuk mengumpulkan data atau fakta di lapangan yang bersifat numerik. 

Pendidikan
:
University of Edinburgh, University of Glasgow, dan Trinity College, Oxford, dia diterima di Fakultas Advokat di Skotlandia

Riwayat Pekerjaan
:
·     (advokat) Bekerja dalam Badan Pelayanan Hukum (English Bar)



·    (politisi) British House of Commons untuk Konstituen Caithness dan mewakili beberapa konstituen di Inggris (1780)



·      (praktisi pertanian) presiden pertama Dewan Pertanian Edinburg (1811)-àdimana kemudian dia mendapat julukan Agricultural Sir John”.



·     anggota tertua (saat itu berusia 80 tahun) saat pembentukan “Statistical Society of London” (sekarang Royal Statistical Society) tahun 1834.

Karyanya yang paling fenomenal
:
Statistical Account of Scotland (yang juga dikenal dengan Old Statistical Account), yang memberikan informasi tentang pertanian dan industri terkait, catatan tentang sejarah alam, dan statistik populasi. Buku tersebut terdiri dari 21 volume dan diterbitkan dalam rentang waktu 1791-1799. Dalam bukunya ia memperkenalkan istilah baru, yakni “Statistics”




Kisah menarik dari Sir John Sinlair:
Pada volume XX, halaman xiii, Sir John Sinclair menulis:

” Many people were at first surprised at my using the words “statistical” and “statistics”, as it was supposed that some in our own language might have expressed the same meaning. But in the course of a very extensive tour through the northern parts of Europe, which I happened to take in 1786, I found that in Germany they were engaged in a species of political enquiry to which they had given the name “statistics,” and though I apply a different meaning to that word—for by “statistical” is meant in Germany an inquiry for the purposes of ascertaining the political strength of a country or questions respecting matters of state—whereas the idea I annex to the term is an inquiry into the state of a country, for the purpose of ascertaining the quantum of happiness enjoyed by its inhabitants, and the means of its future improvement; but as I thought that a new word might attract more public attention, I resolved on adopting it, and I hope it is now completely naturalised and incorporated with our language. ”

Dari tulisannya tersebut, Sir John Sinclair mengadopsi kata “Statistics” yang dia ketahui ketika melakukan perjalanan ke Jerman (baca juga Bapak Statistik: GOTTFRIED ACHENWALL) . Namun terdapat perbedaan mendasar di antara keduanya. Achenwall merujuk statistic sebagai metode yang digunakan dalam hal politik dan kenegaraan, sedangkan Sir John Sinclair menggunakannya sebagai suatu metode untuk mengumpulkan data atau fakta di lapangan yang bersifat numerik. 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih atas komentar Anda.
Salam hangat,
Icha