Selasa, 12 Juni 2018

Seberapa Besar Pemimpin Dunia Percaya Manfaat Teknologi

Dell Technologies melakukan sebuah riset global terhadap 3800 pemimpin bisnis dunia, termasuk Jepang dan Asia Pasific. 58 persen dari pemimpin bisnis tersebut mengatakan bahwa sistem terotomatisasi akan lebih menghemat waktu, tapi 42 persen lainnya berpikir sebaliknya.

53 persen pemimpin menuntut protokol yang lebih jelas jika mesin-mesin otomatis tersebut mengalami measalah. 49 persen mengatakan bahwa komputer harus bisa memutuskan maka perintah yang baik dan buruk.

48 persen percaya akan bahagia dengan pekerjaan mereak dimasa depan jika diserahkan pada mesin.

Perusahaan Jepang dan Asia Pasific ternyata belum siap menuju era baru dan lebih mementingkan strategi untk bersaing. Chief Marketing Office Dell Technologies, Jeremy Burton melihat dari hasil survey ini ternyata dua pandangan ekstrem tentang masa depan:
1) Pandangan Pesimis
     Pandangan ini mendorong pada kekhawatiran manusia akan kehilangan perannya di masa depan
2) Pandangan Optimis
     Pandangan ini melihat bahwa di masa depan teknologi justru akan memecahkan banyak masalah sosial terbesar manusia

52 persen menyatakan bahwa ketergantungan akan teknologi berbanding lurus dengan potensi kerugian. Semakin besar manusia tergantung pada teknologi, maka semakin besar juga potensi kerugian yang bisa dialami. Apalagi kejahatan siber juga berkembang seiring perkembangan teknologi.  Jika terjadi serangan siber pda sistem otomatisasi, tidak bisa dibayangkan kerugian yang mungkin terjadi.